Selasa, 24 Juni 2014

Bermain Yuk!




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar dengan kalian semua? Semoga sehat selalu . Alhamdulillahirabbil’alamiin saya masih bisa menikmati liburan kenaikan kelas kali ini. Berkaitan dengan liburan, ada yang beda dengan tahun ini. Seperti yang kita tahu, liburan kenaikan kelas ini bertepatan dengan Ramadhan. Wuih, bisa dibayangin kan liburan bakal penuh dengan makanan khas Ramadhan.  
Selain meja makan penuh dengan makanan, ternyata jalanan juga mulai penuh lho. Eits, tapi bukan penuh dengan makanan melainkan kendaraan. Tau sendiri kan ‘ritual’ Ramadhan di Indonesia yang sudah membudaya sekali. Yaitu, pulang kampong. Menurut saya sendiri, kalimat ‘pulang kampung’ artinya tidak hanya pulang ke kampong asal. Tetapi juga bisa diartikan berkunjung ke rumah sanak saudara dan liburan/rekreasi bersama keluarga.
 
Bicara soal pulang kampong, adakah diantara kalian yang sedang melakukan perjalanan pada saat ini? Jika ada, saya doakan selamat sampai tujuan. Bagi yang lagi tahap perencanaan/planning saya doakan dimudahkan dalam bermusyawarah dengan keluarga. Bagi yang ada pada tahap berangan-angan, saya doakan angan-angan liburannya terwujud. Dan bagi yang fix stay at home selama liburan, saya doakan semoga dilancarkan proses ‘panggilan alam’ nya. Mentang-mentang si author mau liburan mejelajah hutan amazon nih haha. Siapa bilang? Sama seperti kalian yang lagi ‘bersemedi’ di rumah. Ini aja saya lagi karatan di depan computer *ketahuan alone-nya*.  
 Tapi saya masih bersyukur karena tidak menulis “4Ku cuD4h MuL41 B053n c4M4 LiBuR4n N13ch” di akun twitter/facebook saya. Memang, rasanya sedih sekali tidak bisa berkumpul sanak saudara disaat libur panjang seperti ini. Padahal saya sudah planning kesana-sini jauh sebelum liburan tetapi malah tidak terlaksanakan. Apalagi baru baru ini saya mendengar objek wisata yang murah dan menantang. Gimana saya makin ngga galau ngga bisa liburan? Haha ini alay. Saya kecewa? Iya. Saya mulai bosan? Iya. Saya mulai kurang pekerjaan? Iya. Karena pada dasarnya saya ini ngga bisa diam. Mau main sama temen pada mudik semua.
4 Hari ini saya gunakan untuk bergalau ria. Kapan bisa liburan? Kapan bisa main? Bla bla bla. Seterusnya sampai berapa jam yang lalu saya mendapat pencerahan. Lewat sebuah artikel seseorang, yang sebenarnya isi artikel tentang komitmen seseorang yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan liburan. Tetapi lewat artikel tersebut saya sadar, bahwa liburan itu memang harus ‘main’. Tetapi bukan berarti main ke tempat wisata, rumah saudara, dsb. Selama liburan kita juga bisa bermain dengan diri sendiri. Eits, maksudnya diri sendiri itu bukan main dengan ‘kembaran’ kita yang sering disebutkan oleh para pemuka ilmu gaib-_- Berikut beberapa caranya :

·         Bermain dengan “instropeksi”
Mungkin ini adalah hal yang sepele. Tetapi bermanfaat sekali bagi kita. Mulai instropeksi kekurangan apa saja yang perlu diperbaiki di hari kemudian. Contohnya : Apa yang kurang dengan usaha kita selama tahun ajaran 2013/2014? Adakah yang perlu ditambah? Dikurangi? Atau Apakah sikap anda selama ini sudah benar dalam menghadapi masalah? Apa yang perlu diperbaiki? InsyaAllah, hal ini bermanfaat tidak hanya pada liburan kali ini tetapi untuk kedepannya.

·         Bermain dengan “planning”
Setelah instropeksi usahakan membuat planning. Apa saja hal-hal yang ingin dicapai untuk kedepannya. Tanamkan planning tersebut pada diri masing-masing. Atau bisa membuat tulisan yang menarik dan bisa ditempel di tembok kamar.

·         Bermain dengan “mood”
Sebelum melakukan hal selanjutnya, alangkah lebih baik mencoba bermain dengan mood dahulu. Mengapa? Karena mood juga mempengaruhi hasil. Jika tidak melakukannya dengan senang hati, hasilnya juga tidak akan maksimal. Jadi, mulailah mengusir rasa bosan, malas, kecewa karena tak dapat berpergian. Tanamkan rasa ceria, rasa percaya diri, dan rasa semangat.

·         Bermain dengan “tindakan”
Apa saja hal yang sekiranya mendukung planning dan memungkinkan dilakukan selama liburan. Contoh kalian mempunyai planning : Setelah semester I tapel 2014/2015 sudah punya arsip cerpen/puisi yang di posting pada blog. Nah, kalian bisa ‘mencicil’ nya mulai sekarang agar lebih ringan.

·         Mencari refrensi atau inspirasi
Selama liburan, kalian juga bisa mencari refrensi yang dapat mewujudkan planning tersebut. Bisa lewat internet, media cetak, maupun media alam. Karena awan, air, udara, tumbuhan dan apapun disekitar kita juga bisa dijadikan refrensi  atau inspirasi :) 

Semoga postingan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi kalian yang tengah bersemedi di rumah masing-masing, InsyaAllah. Selamat mencoba! :)